Aikido mengutamakan prinsip kelembutan dan membimbing lawan dengan kasih. Prinsip ini diterapkan pada gerakan-gerakannya yang tidak melawan kekuatan dengan kekuatan tetapi "mengarahkan" serangan lawan untuk kemudian menundukkan lawan tanpa ada niat untuk mencederai lawan. Berbeda dengan seni beladiri lain yang pada umumnya lebih mengutamakan pada latihan kekuatan fisik dan stamina, Aikido mendasarkan latihannya lebih pada penguasaan diri dan kesempurnaan teknik. Teknik-teknik yang digunakan dalam Aikido kebanyakan berupa teknik elakan, lemparan, bantingan, dan kuncian. Sementara teknik-teknik pukulan ataupun tendangan biasanya jarang digunakan. Falsafah-falsafah yang mendasari Aikido, yakni kasih dan konsep mengenai ki inilah yang membuat Aikido menjadi suatu seni beladiri yang unik.
O Sensei dalam Shodo (kaligrafi Jepang) yang ditulisnya mengajarkan murid-muridnya untuk saling berbagi dan bertukar pikiran (sharing knowledge) dalam latihan. Syarat utama untuk bisa berbagi adalah dengan membiarkannya mengalir, tidak hanya dengan sesama manusia tetapi juga dengan alam sehingga tercipta keseimbangan alam (the balance of nature). Pada saat kita berbagi dengan alam maka kita adalah bagian dari alam, dan puncak kesempurnaannya adalah harmoni bersama alam dengan hati yang tenang (kei jo shin).
"Kita tidak bisa melawan alam, tetapi kita bisa berbagi dengannya, dengan membiarkannya mengalir seperti air sungai yang sejuk", tulis oleh O Sensei.
Takiotoshi Nagare adalah sebuah Budokan, sebuah "tempat berlatih seni beladiri Aikido yang mengalir seperti air terjun". Dengan demikian ada sinergi yang kuat diantara masing-masing individu yang ada di dalamnya, baik siswa dengan guru maupun individu dengan individu lainya yang bersifat universal untuk saling memberikan yang terbaik (Bushido) - bushido dengan diri sendiri, bushido dengan orang lain, dan bushido dengan alam.
**Untuk informasi jadwal latihan di masing-masing dojo bisa dilihat di menu DOJO & JADWAL
Jumat, 09-Desember-2011 Intensive Iaijustu Training & Iaijutsu Kyu Exam oleh Kenji Sekiguchi dari Muso Jikiden Eishin-Ryuu Iaijutsu Komei Juku Indonesia.
Minggu, 15-Mei-2011 Naginata Jutsu sebagai Nihon Budo pendatang baru di Takiotoshi Nagare Budokan. Keiko akan dibimbing langsung oleh Indonesia Shibucho Kenji Sekiguchi Sensei dari Muso Jikiden Eishin Ryuu Komei Juku.
Rabu, 23-Juni-2010 Setelah mengadakan Intensive Training Iaijutsu tahun lalu, kali ini Takiotoshi kembali mengadakan event tersebut,sebagai salah satu program Nihon Budo.